1. Wildstar
Para
sesepuh tahun 90-an pasti kenal sama "Nexus: The Kingdom of the Winds"
dari tahun 90-an, nah.. Wildstar ini adalah game yang mengambil setting
dunia fiksi yang sama dengan game pendahulunya tersebut. Sama seperti
Lineage series, game ini ditelurkan oleh NCSoft yang memang punya
reputasi tebel dimata para gamer online khususnya Orientalist. Player
akan berpetualang disebuah lingkungan "post-doomsday" (pasca Kiamat)
dimana banyak sekali reruntuhan dari kejayaan bangsa yang pernah hidup
sebelumnya tergeletak tak berdaya.
Player akan bermain sebagai ras baru yang menghuni planet Nexus setelah
kiamat yang dialami ras sebelumnya yang bernama ras Eldan, ras misterius
& kuat (dilihat dari sisa-sisa peradabannya). Ada dua faksi yang
bisa Player pilih, pertama adalah The Dominion yang mirip sama
Kekaisaran antar galaksi dalam film Star Wars yang merasa Nexus kini
adalah milik mereka, dan yang kedua adalah The Exiles atau para orang
buangan, mereka adalah ras yang udah ada sebelum kedatangan The Dominion
tapi akhirnya tersingkir setelah kedatangan The Dominion.
Sama seperti Lineage, Wildstar akan membuat Player fokus untuk
berpetualang, menjelajahi dungeon-dungeon, sampai bacok berbacok ria
antar player. Tapi berbeda dari kebanyakan MMORPG, dimana Wildstar akan
membuat Player benar-benar bebas secara movement, mereka bisa lompat,
lari cepat, atau dashing (lari semi meluncur semi mendorong). Kemampuan
ini tentu saja nggak akan sia-sia diperoleh oleh Player, karena emang
lingkungan petualangannya bukanlah tanah lapang datar yang setinggi
apapun selalu ada jalan tanjakannya, tidak seperti itu. Wildstar akan
menyajikan lingkungan petualangan yang beraneka ragam, termasuk jalan
bertebing untuk dilompati.
Meskipun covernya sangat bernuansa anime keren, tapi jangan
membayangkannya game ini akan sama seperti Ragnarog atau Seal yang juga
menggunakan cover anime keren tapi karakter gamenya sangatlah chibi,
jauh dari gambar posternya. Dalam Wildstar anda akan dimanjakan grafik
yang sama persis sebagaimana yang bisa disaksikan pada covernya, begitu
anime dan begitu keren animasinya. Selain itu game ini juga akan
memperkenalkan pada gamer sistem telegraph combat, maksudnya adalah
kalau agan pengen bikin damage gede pada musuh maka harus menyesuaikan
perhitungan arah yang tepat ketika menyerangnya, semakin tepat maka
semakin besar damage yang dihasilkan, tapi meskipun begitu Player juga
diberi Opsi untuk bertarung dengan mode auto, dimana arah serangan
otomatis secara acak berdasarkan titik terbaik yang dilihat komputer,
kalau auto yang dipilih maka kadang bisa kena kadang pula miss (luput).
Dan juga Player bisa memiliki rumahnya sendiri dalam game ini dengan
memiliki item bernama soket (Socket), mirip alat Doraemon lah gan,
barang kecil yang bisa dimasuki seseorang dan didalamnya bisa jadi gede
banget kayak rumah. Memang agak pusing kalau anda hanya membaca review
ini, karena bingung mengimajinasikan bagaimanakah rupa masa depan dan
masa lalu jika digabungkan dalam satu wadah. Dan untuk belah duren
imajinasi itu agan harus main game ini nantinya.
Dikabarkan kalau game ini akan dirilis sekitar pertengahan awal tahun 2014
2. Lineage Eternal / Lineage III
Buat
veteran game Lineage & Lineage II pasti nggak asing sama nama
franchise keluaran NCSoft ini. Yup.. Lineage III atau dikenal juga
dengan nama Lineage Eternal ini bukanlah Epic baru milik NCSoft,
melainkan generasi lanjutan dari seri Lineage setelah patch update "Lineage II : The Goddess of Destruction" kelak berakhir.
"Lineage III : Eternal" adalah game MMO RPG yang bertema Lineage (zaman
pertengahan), dimana Player akan diajak berpetualang disebuah dunia
fiksi super fantasi yang mirip sekali dengan film anak-anak bernuansa
abad pertengahan. Kalo kita melihat pemandangan dunia didalamnya, maka
bisa bikin leher kita merinding kagum. Tapi perlu diingat kalo ini bukan
game anak-anak lho ya.. hahaha
Dikabarkan kalau ini adalah seri terakhir Lineage, artinya agan tak akan
pernah lagi melihat Lineage untuk selama-lamanya dalam wujud game
setelah ekspansinya berakhir. Dan mungkin dalam game ini pula agan akan
melihat keenam Naga Legendaris berkumpul & melihat Dewi Shilen
secara nyata, karena sejak jaman Lineage I sampai II (1998-2013) kita
cuma dengar namanya aja, dan diantara 6 Naga Legendarisnya pun di
Lineage II juga baru keluar 3; Antharas sang naga Tanah, Valakas sang
naga Api, & Lindvior sang naga Angin.
Masih ada Fafurion sang naga Air, Bael-Zael sang naga Kegelapan, dan
yang terkuat diantara 6 naga Legendaris, yaitu Lord Aulakiria sang naga
Cahaya. Ketiga naga Legendaris terakhir ini masih disembunyikan oleh
developer.
Kabarnya, ketika keenamnya berkumpul, maka Dewi Shilen akan muncul, dan ini menandakan awal tamatnya seri game Lineage trilogy.
Dan pastinya agan akan bisa menebak, "pasti keluarnya di seri ini".
Permainan Lineage kali ini tak akan sama persis seperti saat para agan
veteran Lineage dulu mainin seri-seri sebelumnya, ada banyak sekali
perbedaan. Disini agan nggak akan lagi menemui armor super menyilaukan
& dunia yang sepenuhnya berisi kaum Militer. Lineage III Eternal
akan mulai memperkenalkan Massive Open World yang beda dari sebelumnya.
Player nggak cuman akan melihat Player lain yang berinteraksi dengan
sesamanya, namun Player juga akan melihat dunia Lineage lebih hidup dari
seri sebelum-sebelumnya, mulai dari kemunculan kaum Sipil, kaum
Pekerja, Hewan ternak yang lebih terlihat nyata, dll. Equipnya pun akan
terlihat lebih "real" ketimbang versi Lineage sebelum-sebelumnya yang
mana armor ataupun pedang yang digunakan Player lebih mirip mesin modern
(yaitu bersih, robotic, & menyilaukan) daripada alat pacu perang
dari zaman "Pertengahan" (Lineage Era).
Dari segi grafik anda akan dimanjakan dengan keindahan lingkungan &
weather effect yang ada, bahkan monster serta armor yang ada disini kini
tak lagi berwarna cerah dan hore seperti di seri-seri sebelumnya.
Dalam hal pembuatan karakter pun agan juga bisa membuat karakter dengan
muka pas-pasan, nggak kayak seri sebelumnya yang murni semua Player
WAJIB jadi ganteng & cantik kalo pengen masuk kedunia Lineage,
kecuali buat Dwarf (Cowok) doang yang keliatan bangkotan. Jadi para
pemain Lineage ntar nggak perlu minder kalo mau ketemuan didunia nyata
sama anak-anak aliansinya, karena mereka nggak akan lagi merasa "menipu"
Player lain dengan "kebeningan"nya didunia maya. Bahkan ras Orc di game
ini akan mengalami perombakan signifikan dari seri-seri sebelumnya yang
lebih mirip Boyband berbadan gombor daripada ras Horde (maklum, yang
bikin orang Korea), kini ras Orc lebih disesuaikan pada Folklore
Skandinavia yang menjadi inspirasi fantasi Lineage series, strong (kuat)
& filthy (kotor).
Game ini akan menggabungkan sistem realtime act di mana Skill karakter
milik Player akan diaktifkan oleh kemampuan gerakan mouse Player yang
ada pada layar, bukan lagi melalui tombol-tombol ala robot Power
Rangers.
Menurut NCSoft, hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nuansa
tempur buat para Player, seperti kerasanya nuansa saat memimpin pasukan
sekutu (Aliansi) dalam pertempuran/war, pengepungan (siege), PvP (duel),
dll. Gameplay pertempuran sendiri nggak jauh dari seri sebelumnya,
yaitu sistem hack-and-slash dan penggunaan strategis obyek berbasis
medan. Hanya sistem auto combatnya aja yang sedikit dirubah (nggak lagi
klik = jurus = memokadkan lawan/dimokadi lawan). Disini agan akan
bermain game dengan sistem combat yang lebih matang dan update, salah
satunya adalah sistem tarik. Kayak gimana sistem ini? Liat aja
trailernya. Agan tarik mousenya maju lurus maka agan bisa rushing, atau
kalo muter maka bisa bikin serangan area disekitar character.
Kata NCSoft, pembukaan versi Betanya di akhir tahun 2013. Entah sudah pasti atau belum.
(Inget! Akhir 2013 itu baru pembukaan versi Betanya lho ya.. )
3. Guild Wars 2
Guild Wars 2 adalah game online role-playing massively multiplayer yang dikembangkan oleh ArenaNet dan diterbitkan oleh NCsoft. Terletak di dunia fantasi Tyria, permainan mengikuti munculnya kembali Destiny Edge, sebuah serikat dibubarkan didedikasikan untuk melawan Dragons Penatua, spesies Lovecraftian yang telah menguasai Tyria dalam waktu sejak Guild Wars asli. Permainan berlangsung di dunia yang terus-menerus dengan cerita yang berkembang dalam lingkungan instance. [2]
Guild Wars 2 klaim untuk menjadi unik dalam genre [3] dengan menampilkan alur cerita yang responsif terhadap tindakan pemain, [4] sesuatu yang umum dalam single player game role-playing tapi jarang terlihat pada orang-orang multiplayer. Sebuah sistem event dinamis menggantikan questing tradisional, [5] memanfaatkan efek riak untuk memungkinkan pemain untuk mendekati pencarian dengan cara yang berbeda sebagai bagian dari dunia yang terus-menerus. Juga untuk dicatat adalah sistem tempur, yang bertujuan untuk menjadi lebih dinamis daripada pendahulunya dengan mempromosikan sinergi antara profesi dan menggunakan lingkungan sebagai senjata, [6] [7] serta mengurangi kompleksitas dari sistem skill Magic-gaya game asli.
Sebagai sekuel Guild Wars, Guild Wars 2 fitur kurangnya sama biaya berlangganan yang membedakan pendahulunya dari game online maju komersial lain waktu, meskipun pembelian masih diperlukan untuk menginstal permainan. [8] Seperti dilansir NCsoft dan ArenaNet, berdasarkan September 13 (sekitar 2 minggu setelah peluncuran), meskipun menghentikan sementara penjualan pihak pertama, permainan telah terjual lebih dari 2 juta kopi. [9] [10] permainan ini puncak concurrency melebihi 400.000 pemain. [11] oleh Januari 2013 , lebih dari 3 juta kopi dari permainan telah terjual. [12] pada bulan Agustus 2013 penjualan telah bergeser 3,5 juta eksemplar, [13] puncak concurrency di 460.000. [13]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar